ASN di Lampung Hilang Sudah 10 Hari Dalam Perjalanan Pulang Kampung, Begini Analisa Pakar

 I Gede Made Adi Rinata (Foto: Istimewa)

PRINGSEWU - Bendahara pengeluaran di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pemkab Pringsewu, Lampung, I Gede Made Adi Rinata, dikabarkan hilang sejak Selasa (3/1/2023).


Kabar orang hilang itu tersebar melalui pesan berantai WhatsApp pada Rabu (4/1) sore.


Dalam pesan tersebut, kronologi berawal saat Ni SayuKeyut Dewi Vitasari, istri Adi Rinata pulang ke rumahnya di Seputih Raman, Lampung Tengah pada Sabtu (31/12/2022).


Adi Rinata berencana menyusul istrinya yang sudah pulang kampung terlebih dahulu.


Pada Selasa (3/1) sekitar pukul 14.00 WIB, Adi Rinata sempat menghubungi istrinya, mengabari akan pulang dari Pringsewu melalui rute Pringsewu-Kalirejo-Wates.


Dalam pesan itu juga disebut biasanya Adi Rinata pulang lewat gunung atau Tulung Itik Kalirejo-Bekri dengan mengendarai sepeda motor.


Namun hingga tengah malam, Adi Rinata tak kunjung tiba. Padahal Pringsewu ke Seputih Raman biasanya hanya perlu ditempuh dua jam menggunakan motor.


Saat dihubungi Sayu, ponsel Adi Rinata sudah tak aktif. Karena khawatir, Sayu pun menyusul sang suami ke Pringsewu. Namun keberadaan Adi Rinata tak diketahui.


Saat dikonfirmasi, Kepala DLH Pringsewu Nur Fajri membenarkan bahwa I Gede Made Adi Rinata merupakan PNS di dinasnya.


"Benar, I Gede Made Adi Rinata merupakan bendahara pengeluaran pada DLH Pringsewu yang bestatus PNS. Kronologi kejadiannya pun sesuai dengan pesan WhatsApp yang beredar," kata Fajri, Kamis (5/1/2023).


Pihaknya pada Rabu (4/1/2023) telah melakukan penyisiran jalan yang biasa dilalui Adi Rinata.


"Keluarga besar DLH Pringsewu yang tergabung dalam Tim I telah melakukan penyisiran jalan yang biasa dilalui oleh Saudara I Gede Made Adi Rinata saat pulang ke rumahnya di Seputih Raman, Lampung Tengah," terang Fajri, dilansir Tribunlampung.


Dari hasil penyisiran jalan, dilihat melalui CCTV di Kampung Sinar Luas, Bangunrejo, Lampung Tengah, Selasa (3/1/2022) pukul 15.14 WIB, Adi Rinata terlihat melintas menggunakan sepeda motor dalam keadaan sehat.


Fajri menjelaskan, Tim II juga akan melakukan penyisiran.


"Penyisiran hari ini akan meliputi Kampung Sinar Luas, Bangunrejo menuju ke arah Simpang Bekri, Lampung Tengah," ujarnya.


Fajri berharap Adi Rinata dapat segera ditemukan dalam keadaan sehat.


"Mudah-mudahan saudara kita Adi Rinata dapat ditemukan dalam keadaan sehat walafiat," harapnya.


Sementara istri Adi Rinata telah melaporkan hilangnya sang suami ke Polres Lampung Tengah sejak 5 Januari 2023.


Ia mengatakan tak ada masalah di antara hubungan keluarga mereka. selain itu Sayu juga mengatakan suaminya sedang tak berkonflik secara personal dengan orang lain.


"Rumah tangga kami juga dalam keadaaan baik, jadi tidak ada masalah apapun termasuk di kantor," katanya, Sabtu (5/1/2023).


Sayu mengatakan, dirinya tidak mengetahui sebab hilangnya sang suami. Padahal sebelumnya, pihak keluarga melihat I Gede Made Adi Rinata terpantau CCTV di simpang Wates, Lampung Tengah.


Hingga kini pihak keluarga tetap berupaya untuk mencari petunjuk keberadaan suaminya.


Analisa pakar


Pairul Syah selaku Sosiolog Kriminal Fisip Universitas Lampung atau Unila menyebutkan ada dua kemungkinan penyebab hilangnya PNS Pringsewu, yakni perspektif kriminal dan masalah pribadi PNS Pringsewu.


Pairul mengatakan, salah satu kemungkinan hilangnya Adi Rinata adalah menjadi korban kriminal di Lampung Tengah.


"Seseorang dikatakan hilang bisa jadi akibat perbuatan jahat, baik itu korban perampokan atau pembegalan," katanya, Kamis (12/1/2023).


Pasalnya Adi Rinata diketahui menempuh perjalanan dari Pringsewu menuju Lampung Tengah seorang diri, sehingga ada kemungkinan ia jadi korban tindak kriminal.


I Gede Made Adi Rinata dihilangkan oleh pelaku kejahatan, dan diambil hartanya.


Kemungkinan yang kedua adalah yang bersangkuta menghilangkan diri. Dari kemungkinan ini, kesaksian dari keluarga dan DLH Pringsewu akan membantu dalam proses penyelidikan.


"Jika orang dinyatakan hilang dengan motif menghilangkan diri, ada potensi orang itu punya latar belakang masalah," kata pakar sosiolog kriminal tersebut.


Ia mengatakan masalah yang timbul bisa dari keluarga atau lingkungan kerja. Terlebih Adi Rinata memiliki jabatan krusial dalam sebuah instansi yakni sebagai bendahara umum.


Posisi pemegang keuangan instansi tersebut sangat potensial menjadi polemik berujung tindak kriminal.


Dengan demikian, kata Pairul, I Gede Made Adi Rinata akan terus menjadi incaran bagi golongan yang tidak menghendaki dia.


"Orang yang punya masalah akan berusaha menghindar bahkan menghilangkan diri," katanya.


Selain itu, peran keluarga juga penting dalam kesaksiannya dalam proses pencarian. Dengan demikian, dalam kasus orang hilang, pihak pelapor harus memberikan kesaksian lengkap untuk membantu kepolisian dalam pencarian.


Ia menyebut adanya bantuan informasi dan petunjuk akan sangat membantu walau hanya sedikit.


"Serta peran media juga sangat berpengaruh dalam upaya pencarian," tutupnya.


Apabila ada yang melihat Adi Rinata dapat menghubungi nomor 082129975787. (*)

Tags
To Top